Kue Cantik Manis/Nona Manis (Buka Bersama)
Hai, Hello, Annyeong...
Ketemu lagi kita!!
Semuanya baik-baik saja kan? Ku harap semuanya baik-baik saja ya.
Kali ini saya akan membahas tentang kue cantik manis.
Saya membuat kue ini dalam rangka buja puasa bersama program studi Manajemen Tata Boga. Saya tidak sendiri, saya bersama 2 teman saya dan beberapa senior.
Siapa sih yang tidak tahu dessert hijau kecil manis yang bagian tengahnya berwarna putih dan gurih. Pembuatan dessert ini pun terbilang susah-susah gampang bagi saya karena kekentalan bagian putihnya harus pas agar tidak tercampur dengan bagian hijaunya. Adonannya sendiri terdiri dari 3 bagian, namun saya lupa secara spesifik fungsi ketiga adonan itu karena saat saya pergi untuk mengambil sesuatu teman saya sudah mencampurkan semuanya. Saya hanya fokus saat proses pengukusan.
Proses pembuatan adonan hijaunya setelah semua bahan di campurkan, adalah di masak sampai agak mengental sambil terus di aduk-aduk agar tidak gosong. Lalu lakukan hal yang sama juga pada bagian putihnya, setelah itu bagian hijaunya di masukkan kedalam cetakan berbentuk seperti setengah telur lalu bagian putihnya dimasukkan kedalam botol saus atau ke plastik paping bag agar memudahkan memasukkannya ke bagian tengah bagian hijaunya. Kemudian dikukus selama ±16 menit atau sampai matang dan cantik manis siap di hidangkan.
Tidak ada sumber yang mengulas tentang sejarah kue ini namun ada artikel yang menyebutkan kalau kue ini berasal dari Sulawesi, pemberian namanya katanya terinspirasi dari kecantikan wanita Indonesia. Entahlah, yang saya tahu pasti rasanya enak :v.
Ini bukan gambar kue cantik manis yang saya buat ini karena saya tidak sempat memfotonya dan tidak kepikiran juga, tapi hasil yang saya buat lebih kurang sama seperti yang ada di gambar ini.
Saya rasa cukup, mohon maaf karena blog kali ini pun kurang berisi. Namun saya harap tetap bisa memberikan pengetahuan baru. Thank you for your time and see you again. Annyeong...

.jpg)
Komentar
Posting Komentar