Kunyit (Curcuma Longa)

 Hai, Hello, Annyeong..

Ketemu lagi kita!!

Apa kabar? Semoga baik-baik saja ya, kalau kamu tidak baik-baik saja istirahatlah dulu.

Kali ini saya akan membahas tentang salah satu ingredient yang cukup familiar yaitu kunyit atau kunir.


Kunyit atau kunir, (Curcuma longa Linn. syn. Curcuma domestica Val.), adalah termasuk salah satu tanaman rempah-rempah dan obat asli dari wilayah Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami penyebaran ke daerah Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika. Hampir setiap orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya pernah mengonsumsi tanaman rempah ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakan, jamu atau obat untuk menjaga kesehatan dan kecantikan seperti pemakaian dalam perawatan kulit dan wajah.

Kunyit tergolong dalam kelompok jahe-jahean, Zingiberaceae. Kunyit dikenal di berbagai daerah dengan beberapa nama lokal di antaranya seperti unin (Ambon), gorachi (Ternate) yang berarti emas, turmeric (Inggris), kurkuma (Belanda), kunyit (Indonesia dan Malaysia), janar (Banjar), kunir (Jawa), koneng (Sunda), huni (Bima), konyè' (Madura), Kunyir (Komering). Cahang (Dayak Panyambung), Dio (Panihing), Uinida (Talaud), Kuni (Sangir), Alawaha (Gorontalo), dan masih banyak sebutan unik tersebar dari wilayah Indonesia mengingat indonesia memiliki beragam wilayah dan bahasa.

Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan: Plantae

(tanpa takson): Angiospermae

(tanpa takson): Monocots

(tanpa takson): Commelinids

Ordo: Zingiberales

Famili: Zingiberaceae

Genus: Curcuma

Spesies: C. longa

Kunyit adalah rempah-rempah yang biasa digunakan dalam masakan di negara-negara Asia. Kunyit sering digunakan sebagai bumbu dalam masakan sejenis gulai, dan juga digunakan untuk memberi warna kuning pada masakan, atau sebagai pengawet. Produk farmasi berbahan baku kunyit, mampu bersaing dengan berbagai obat paten yang relatif mahal.  Produk bahan jadi dari ekstrak kunyit berupa suplemen makanan dalam bentuk kapsul (Vitamin-plus) pasar dan industrinya sudah berkembang. Suplemen makanan dibuat dari bahan baku ekstrak kunyit dengan bahan tambahan Vitamin B1, B2, B6, B12, Vitamin E, Lesitin, Amprotab, Mg-stearat, Nepagin dan Kolidon 90. 

tumbuhan kunyit merupakan tumbuhan semak dengan tinggi tanaman sektar 70 cm. Karakteristik batang semu, tegak, bulat, membentuk rimpang, berwarna hijau kekuningan. Kunyit memiliki bunga majemuk yang berambut dan bersisik dengan panjang tangkai sekitar 16-40 cm. Mahkota bunga berupa kelopak silindris, berwarna kuning, berukuran panjang sekitar 3 cm dan lebar 1,5 cm. Bagian akar berwarna coklat muda dan termasuk jenis akar serabut.

Meskipun kunyit memiliki segudang manfaat terutama dalam penggunaan sebagai obat, kunyit juga perlu diwaspadai terkait efek samping yang dapat ditimbulkan setelah dikonsumsi. Menurut Waghrame et al, (2017), dalam penggunaan kunyit sebagai obat oral atau obat yang dikonsumsi melalui pencernaan (mulut) diperlukan kewaspadaan atas beberapa hal yaitu Karsinogenesis, mutagenesis, penurunan kesuburan, efek teratogenik dan non-teratogenik pada kehamilan, efek samping pada sekresi ASI, penggunaan pediatrik yang belum di tetapkan dan alergi.


Oke guys itu dulu dari saya, semoga bermanfaat, thank you for your time and see you again. Bye bye Annyeong....

Source : Wikipedia dan Nilaigizi.com

Komentar

Postingan Populer