Sandwich (Roti Lapis)

 Hai, Hello, Annyeong...

Ketemu lagi kita!!

Bagaimana hari ini? Apa ada yang membuatmu kesal? Kesal sih boleh tapi luapinnya jangan berlebihan ya.

Daripada kesal mending kita bahas yuk salah satu makanan yang sangat populer yaitu sandwich. Tahu sandwich kan? Sebagian besar dari kita mungkin makanan favoritnya adalah sandwich.


Sandwich adalah jenis makanan untuk makan siang yang populer, dibawa ke tempat kerja, sekolah, atau piknik untuk dimakan sebagai bagian dari makan siang yang dikemas. Roti bisa berupa roti polos, atau dilapisi dengan mayones atau mustard, untuk meningkatkan rasa dan teksturnya. Sebagai sebuah hidangan buatan sendiri, sandwich juga banyak dijual di restoran dan bisa disajikan panas atau dingin. Ada sandwich gurih, seperti sandwich daging deli, dan sandwich manis, seperti sandwich selai kacang dan jeli.

Tokoh yang mempopulerkan sandwich di Inggris pertama kali adalah seorang aristokrat atau golongan bangsawan Inggris bernama John Montagu Earl of Sandwich keempat yang gemar bermain kartu. Sandwich terinspirasi dari perjalanannya ke Turki dan Yunani, di mana di sana ia menyantap sajian roti pitta berisikan daging, keju, dan dilengkapi saus yang lezat. Dilansir dari National Geographic, nama sandwich dipatenkan dengan persetujuan Kerajaan Inggris pada 1789.

Ketika itu, Raja George III beserta istri dan anaknya selalu menyantap sandwich ketika berjalan-jalan. Sandwich akhirnya populer sebagai makanan ringan atau makanan cepat saji yang banyak dikonsumsi di kedai kopi oleh para pekerja yang sibuk.

Awalnya dianggap sebagai makanan yang dibagikan para pria saat bermain game dan minum di malam hari, sandwich perlahan mulai muncul dalam masyarakat sebagai makanan larut malam di kalangan bangsawan. Popularitasnya di Spanyol dan Inggris meningkat secara dramatis selama abad ke-19, ketika bangkitnya masyarakat industri dan kelas pekerja yang bisa membuat makanan cepat, praktis, dan harganya murah. Di London misalnya, setidaknya tujuh puluh pedagang kaki lima menjual roti lapis ham pada tahun 1850; Selama dekade ini bar sandwich (stan khusus untuk menjual sandwich) juga menjadi bentuk penting budaya makan di Belanda barat, biasanya menyajikan sandwich daging sapi bergaram.

Pada saat bersamaan sandwich bergaya Eropa akhirnya mulai muncul di luar Eropa. Di Amerika Serikat, sandwich pertama kali dipromosikan sebagai makanan yang kompleks saat makan malam. Pada awal abad ke-20, saat roti menjadi makanan pokok di Amerika, sandwich menjadi makanan populer dan popularitas yang terus meningkat seperti yang sudah meluas di Mediterania.

Pada abad ke-19 juga , sajian sandwich mulai ditata lebih elegan karena sering disajikan di atas serbet dan diperuntukan untuk sajian kelas atas ketika waktunya minum teh di Inggris. Pada abad ke-20, mulai muncul varian British sandwich yang terbuat dari dua lapis roti dengan isian yang beragam, hingga varian roti lapis isi yang bisa dipanggang (toasted sandwich).

Selain itu, jenis sandwich pun saat ini telah mengalami perkembangan sehingga terdapat berbagai jenis sandwich yang tersebar di seluruh negara.


Source : kids.grid.id dan Wikipedia

Komentar

Postingan Populer